Rabu, 18 November 2015

TRANSAKSI USAHA LIMBAH, TUGAS SOFTSKILL



1. Proses para anak buah mencari barang bekas
2. Proses barang dibersihkan
3. Proses Transaksi
4. Proses memberi uang saku ke anak buah
5. Proses Penyetoran barang
6. Proses transaksi
7. Proses pengolahan barang
8. Proses Transaksi

KETERANGAN :

1. para anak buah mencari berbagai barang bekas dari limbah warga misalnya kardus, plastik, botol aqua dan barang bekas yang laku untuk dijual
2. kemudian barang yang telah dikumpulkan lalu diolah, misalnya gelas aqua dipisahkan dengan penutup plastiknya.
3. barang yang sudah diolah kemudian di jual ke lapak ibu/bapak dengan harga sekian
4. karna anak buah telah menyetorkan barangnya, kemudian ibu/bapak memberi uang saku kepada para anak buah.
5. lalu dari lapak ibu/bapak barang tersebut disetorkan ke pabrik besar untuk diolah lagi menjadi barang bersih
6. lalu barang dari lapak dijual ke pabrik dan lapak mendapatkan laba.
7. disini barang diolah sesuai spesifikasi nya masing-masing kemudian di jual kembali ke perusahaan yang membutuhkan bahan mentah untuk membuat sebuah produk. mislanya perusahaan aqua membutuhkan bahan plastik(bahan mentah botol aqua) untuk dijadikan dan dibentuk seperti botol aqua lagi.
8. barang dari pabrik di jual ke perusahaan dan terjadi proses transaksi.

Minggu, 04 Oktober 2015

Sistem dalam usaha Limbah

Saya ingin sedikit bercerita sedikit tentang suatu usaha Limbah atau biasa disebut juga rongsokan.Saya menulis ini untuk memenuhi suatu penilaian mata kuliah Sistem Informasi Akutansi. Nah kebetulan orang tua saya sudah bertahun-tahun usaha Limbah, kira kira sudah 15 tahun. Banyak orang yang tidak tahu mengenai usaha ini, yang kebanyakan orang tahu ialah usaha ini adalah usaha yang jorok. Padahal jika orang mengerti usaha seperti ini penghasilannya lumayan, bisa mengalahkan gaji seorang karyawan tetap di kantoran. Hanya saja pekerjaan  ini memang dibutuhkan kerja keras, semangat, dan pikiran ke depan. 

Orang yang berwirausaha seperti ini memerlukan tekad dan rasa berani malu, karna banyak orang yang merasa jorok dengan usaha ini. Barang-barang yang di olah bisa berbagai macam, tergantung dari pemilik usahanya. misalnya besi, plastik, kertas/kardus, ember, tembaga, gelas plastik bekas minuman, dan sebagainya. Tapi orang tua saya mengolah limbah hanya barang yang memiliki harga nilai tinggi, seperti besi, tembaga, dan sebagainya kecuali plastik, karna plastik memiliki harga yang rendah. Jangan salah, usaha seperti ini juga banyak pesaing nya, mereka saling menawarkan harga yang berbeda-beda. Setiap bulan mengasilkan keuntungan yang berbeda, tergantung dari pendapatan barang perhari nya.

Nah. Sistem nya begini, pertama pengusaha harus memiliki lapak/tempat penampungan untuk barang-barang yang akan di olah dan menampung anak buah. Orang tua saya mencari anak buah (pemulung) untuk mencari barang di jalan/di komplek perumahan. Dari beberapa anak buah memiliki sebuah kepala, ibaratnya kepala tersebut adalah untuk mengkontrol barang, pekerja, dan mengkontrol uang makan. Orang tua ku memiliki 6 kepala anak buah saat ini, misalkan satu kepala anak buah diberi uang makan 1 juta perminggu, maka dalam 1 minggu itu mereka harus bisa mengumpulkan barang yang telah ditargetkan. 

Orang tuaku (pengusaha) harus pintar-pintar mencari harga beli yang murah dan mencari pengusaha lain yang menawarkan harga jual yang tinggi. Barang yang dijual bisa berton-ton, banyak sekali bukan ? keuntungan yang didapat pun lumayan besar. misalnya dari 1 kepala anak buah bisa menghasilkan keuntungan 2 juta perbulan, maka jika meiliki 6 kepala anak buah ? hayooo berapa keuntungan yang akan di kantongi. 

Ini inti-inti dari usaha rongsokan :
1. bisa dijalani di rumah/lapak.
2. bisa di kontrol sendiri tanpa perantara orang lain
3. kita sendiri yang bertransaksi jual belinya
4. memperhatikan kualitas barang

Pengusaha seperti ini pastinya juga ada kerugiannya. Menurut pengalaman yang sering terjadi, banyak anak buah yang kabur setelah diberi uang makan, sehingga pengusaha akan rugi. Atau misalnya jika musim hujan,barang-barang seperti kertas/kerdus, botol plastik mesti disimpan di tempat yang terlindungi, karna jika basah akan mempengaruhi harga jual. misal harga beli nya 200 rupiah per kilogram, jika basah maka harga jual nya akan turun dari harga 500 menjadi 150 rupiah. begitupun dengan barang yang lain. 

Dengan usaha rongsokan juga harus memperhatikan kondisi sekitar, tidak boleh ada yang sembarang bakar sampah, atau merokok. Karna jika kurang berhati-hati akan menimbulkan kebakaran yang besar. Mesti banyak-banyak sabar dalam berwirausaha. Harus seramah mungkin dengan anak buah dan pengusaha yang lain, dengan hubungan yang bagus maka akan menimbulkan interaksi untuk berusaha bareng dengan bos lain. 

cukup sekian saya menjelaskan usaha milik orang tua saya, semoga bermanfaat. terima kasih

Sabtu, 26 September 2015

Sistem Informasi Akutansi #

Definisi Sistem Informasi Akutansi

Sistem adalah sekelompok unsur yang erat berhubungan dengan lainnya yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. biasanya dibuat untuk menangani sesuatu yang berulang kali atau yang secara rutin terjadi.

Informasi adalah data yang berguna yang diolah sehingga dapat dijadikan sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang tepat. karakterisitik informasi yang realible harus memenuhi syarat relevan, tepat waktu, akurat dan lengkap.

Sistem Informasi adalah sebuah sistem yang memproses data dan transaksi guna menghasilkan informasi yang bermanfaat untuk merencanakan, mengendalikan, dan mengoperasikan bisnis.

Sistem informasi Akutansi (SIA) adalah sebuah sistem informasi yang menangani segala sesuatu yang berkenaan dengan Akutansi. Akutansi sendiri sebenarnya adalah sebuah sistem informasi. 

sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_akuntansi

Evolusi Sistem Informasi

Fokus Pada Awal Data

Pada awal abad ke-20 pemakaian komputer terbatas hanya untuk aplikasi akutansi dan digunakan nama EDP yang merupakan aplikasi sistem informasi yang paling dasar dari setiap perusahaan. Sekarang kita menggunakan istilah SIA untuk menggantikan EDP.

Fokus Baru Pada Informasi

Konsep penggunaan komputer untuk mendukung sistem informasi manajemen mulai diperkenalkan pada tahun 1964 oleh para pembuat komputer. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasikomputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen.

Fokus Revisi Pada Pendukung Keputusan

Sementara SIM terus berkembang dalam menghadapi kelemahan-kelemahannya, muncul pendekatan baru dengan nama DSS, yaitu sistem penghasil informasi yang ditunjukan pada suatu masalah yang harus dipecahkan oleh manajer.

Fokus Sekarang Pada Komunikasi

Penerapan OA (Office Automation) untuk memudahkan komunikasi dan peningkatan produktifitas diantara para manajer dan perkerja kantor laiinnya melalui penggunaan alat-alat elektronik.

Fokus Potensial Pada Konsultasi

Saat ini sedang berlangsung gerakan untuk menerapkan kecerdasan buatan (AI) bagi masalah-masalah bisnis. Ide dasar dari AI adalah bahwa komputer dapat di program untuk melaksankan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia.

sumber: https://www.academia.edu/7258377/SISTEM_INFORMASI_AKUNTANSI_Evolusi_Sistem_Informasi_Berbasis_Komputer

Bagaimana Cara SIA dapat berjalan efektif dalam suatu Perusahaan ?

Model rantai nilai menunjukan bahwa SIA adalah aktifitas pendukung. Jadi, SIA dapat menambah nilai bagi organisasi dengan cara memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu, agar kelima aktivitas utama rantai nilai dapat dilaksankan dengan lebih efektif dan efisien. SIA yang dirancang dengan baik dapat melakukan hal ini dengan cara :

1. Memperbaiki kualitas dan mengurangi biaya untuk menghasilkan produk atau jasa.
2. SIA yang dirancang dengan baik dapat membantu efisiensi jalannya suatu proses dengan memberikan informasi yang lebih tepat waktu. SIA yang dirancang dengan baik juga dapat membantu meningkatgkan laba organisasi dengan memperbaiki efisiensi dan efektivitas rantai persediaannya.
3. SIA dapat memperbaiki pengambilan keputusan dengan memberikan informasi dengan tepat waktu.
4. SIA yang dirancang dengan baik bisa mempermudah proses berbagai pengetahuan dan keahlian, yang selanjutnya dapat memperbaiki proses operasi perusahaan, dan bahkan memberikan keunggulan kompetitif.

sumber : http://darmansyah.weblog.esaunggul.ac.id/2013/01/14/bagaimana-sia-dapat-menambah-nilai-bagi-organisasi/

Jumat, 08 Agustus 2014

UNGKAPAN TIDAK HARUS SISTEMATIS, JIKA MEMBACA DENGAN PERASAAN, PASTI MENGERTI :)

Entah aku harus memulai nya dari mana. Yang aku pikirkan, apa ada seseorang yang bisa mengerti dan paham akan keinginanku tanpa aku harus bercerita terlebih dahulu. Pasti kalian akan menjawab TIDAK ADA. hmmm... seorang pun tidak ada yang bisa mengerti ? aku terlalu lelah untuk bercerita, karna setiap aku diminta bercerita tentang apa yang aku rasakan, dia hanya sekedar mendengar, tidak memikirkan setiap perkataan yang aku katakan. Lelah........ rasanya aku ingin berteriak sekuat tenaga ditempat sepi tanpa ada seorang pun disana, semua orang yang memiliki masalah pasti ingin melakukan hal itu. Mungkin dengan cara seperti itu bisa menghilangkan sedikit beban pikiran kita. Mungkin..

Aku ingin bercerita banyak, tapi kalian pasti akan bosan membacanya. Banyak pertanyaan-pertanyaan yang terlintas di pikiranku. Masuk pada intinya, Apa hal menunggu itu salah ? semakin lama aku seperti mencintai orang yang berbeda. Katanya cinta itu membahagiakan, kalau tidak membahagiakan berarti aku mencintai orang yang salah. Aku tidak pernah berfikir kalau aku mencintai orang yang salah. Cinta itu bahagia bukan menyakitkan, kalau menyakitkan berarti kita mencintai orang yang salah, dengan mencintai orang yang salah kita bisa belajar bagaimana mencintai orang yang benar nantinya. 

Apa cinta yang aku miliki saat ini harus ditempatkan di masa lalu atau dimasa depan ? setelah semuanya berjalan berantakan keluar  dari alur pikiranku selama ini, aku sangat sangat mencintainya, bahkan lebih dari apa yang dia pikirkan tapi dia tidak mengerti, dia tidak perduli sedalam aku memerdulikannya. 

Mencintaimu itu buat aku bahagia dan sedih, aku bahagia bisa memilikimu, dan aku sedih kita terpisah jarak, aku tidak bisa memandang kamu seperti orang orang yang ada didekatmu, saat aku inginkan pertemuan, aku pkir kamu tidak menginginkannya. Kenapa aku bisa berfikir seperti itu ? Coba kamu pikirkan, setiap hubungan jarak jauh, mereka yang menjalani itu pasti inginkan pertemuan, mereka mencari cari tanggal kosong, hari libur, atau apapun untuk bisa bertemu, tapi kita ? tepat hari ini kita sudah tidak bertemu selama 5 bulan lebih 8 hari. kamu tau ? aku selalu menantikanmu, walaupun itu bukan hari liburku, kamu tidak pernah meluangkan waktu sedikitpun untuk aku, hanya ketikan jari lewat BBM kamu berkomunikasi denganku. 

Setiap aku mengeluh akan hubungan kita, kamu seakan akan tidak khawatir akan berakhirnya hubungan kita, saat aku berjuang unuk pertahankan perasaan ini, seakan akan kamu seperti merelakan perasaan itu lepas dari hatimu, Aku tidak pernah keberatan selama apa aku menunggu kamu, tapi kamu tau kan ? kesabaran itu ada batasnya. 

Jika aku pergi meninggallkanmu, aku takut akan menyesal. Tapi apa aku harus pertahankan hubungan yang seperti ini ? kalau kamu lebih mencintai duniamu tanpa aku, tolong lepaskan aku, katakan kata kata itu, bilang !!!! agar aku tidak terus mencintai orang yang sebenarnya tidak mencintaiku :"( 


Rabu, 25 Juni 2014

Perjuangan Yang Kau Abaikan

Setiap orang didunia ini punya kisahnya masing-masing, entah itu kisah sedih atau bahagia. dalam kisahnya ada yang harus berjuang berdiam dan menunggu. Menunggu adalah hal yang saat ini aku lakukan. bukan kah itu sebuah perjuangan ? ya. menunggu adalah caraku memperjuangkan kamu. Aku berharap penantian ini tidak berujung sia-sia. Semoga aku tidak memperjuangkan orang yang salah.

Setiap malam aku selalu dipaksa untuk memikirkan sesuatu yang selalu saja mampir di otakku, ya itu memikirkan kamu. Aku yang harus terima kenyataan kalau sebenarnya kamu tidak ada disampingku. Saat aku butuh seseorang untuk menemani, ketika aku butuh sosok dirimu yang harusnya ada disampingku, aku hanya bisa terdiam dan termenung yang menghasilkan mata ini akhirnya berkaca-kaca.

Aku tau jarak kita jauh, aku hanya bisa memelukmu dalam doa ketika aku rindu. Rindu akan suaramu, wajahmu, senyummu, canda tawamu, aku tak bisa merasakan itu :') aku tau kita tak seperti orang-orang lain diluar sana yang bisa selalu bersama, selalu bisa menikmati canda tawa dan tangis dari pasangannya masing-masing. Jangan kamu sia-sia kan pengorbanan ini terbuang sia-sia.


Aku hanya butuh secuil saja perhatianmu, pengertianmu, kasih sayangmu, jangan abaikan perasaan ini yang sudah terlalu dalam aku rasakan. Dulu kamu begitu sangat men"spesial"kan aku, hingga aku merasakan tulusnya cintamu. Aku berani memperjuangkan kamu karna janji mu di awal untuk memperjuangkan ku begitu manis :') tapi seiring beejalannya waktu, janji-janji itu tidak kamu tepati. Aku rindu sosokmu yang dulu ku kenal, bukan sosok mu yang sekarang.

aku takut, takut akan hal - hal yang menyerang kita dari bekakang :') kebersamaan kita yang cukup sulit ini sempat membuatku lelah. Aku ingin berhenti memperjuangkanmu, aku inginkan matahari bukan mendung seperti ini.  Bisa kah kamu rasakan apa yang saya rasakan ? tentu tidak, kamu tidak memedulikan aku seperti aku sangat memedulikan kamu.

Saat aku butuh pertemuan, kemana kamu pergi ? kamu tidak pernah ada waktu sedikit untuk kita. Mana janji - janji itu ? mana :') apa aku harus mengerti lagi kalau kita tidak bisa bertemu karena "JARAK" ? bukannya kalau memang sayang itu tidak dibatasi oleh jarak ? :') kamu bisa pergi kesana kemari untuk sekedar menuruti hobimu itu, tapi kenapa sekedar bertemu orang yang kamu sayang tidak bisa ? jujur aku lelah dengan kita yang seperti ini. Lelah sekali, tapi setiap aku ingin berhenti berjuang, hati ini selalu bertolak belakang dengan keinginanku, hati memaksa untuk terus berjuang :')

seringkali aku memaafkan ketidakhadiranmu, selalu memaklumi kesalahanmu, dan selalu aku berikan senyum terbaik saat sebenarnya aku ingin menangis. Ini perjuanganku untuk mempertahankan kamu, apa belum cukup untuk menghilangkan ketidakpekaanmu ? aku selalu percaya bahwa suatu saat nanti kamu akan berubah, berubah menjadi sesosok orang yang seperti ku minta :') kamu akan hadir saat aku butuh, kamu akan menghapus air mata ini ketika aku sedih, kamu akan memelukku dan mengajakku untuk bangkit ketika aku terjatuh, aku percaya itu :')

AKU PERCAYA, SEBUAH PENANTIAN INI AKAN INDAH PADA WAKTUNYA :)

Minggu, 25 Mei 2014

tipe/ bentuk Organisasi (tugas softskill bulan April)


  • Tipe / bentuk Organisasi

Tipe dan Bentuk Organisasi

Untuk saat ini pada pokoknya ada 6 bentuk organisasi yang perlu diperhatikan. Bentuk organisasi tersebut adalah :

1.           ORGANISASI LINI (LINE ORGANIZATION)

            Diciptakan oleh Henry Fayol, Organisasi lini adalah suatu bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertikal antara atasan dengan bawahan, sejak dari pimpinan tertinggi sampai dengan jabatan-jabatan yang terendah, antara eselon satu dengan eselon yang lain masing-masing dihubungkan dengan garis wewenang atau komando. Organisasi ini sering disebut dengan organisasi militer. Organisasi Lini hanya tepat dipakai dalam organisasi kecil. Contohnya : Perbengkelan, Kedai Nasi, Warteg, Rukun tetangga.

            Ciri-ciri :

·     Hubungan antara atasan dan bawahan masih bersifat langsung dengan satu garis wewenang

·     Jumlah karyawan sedikit

·     Pemilik modal merupakan pemimpin tertinggi

·     Belum terdapat spesialisasi

·     Masing-masing kepala unit mempunyai wewenang & tanggung jawab penuh atas segala bidang pekerjaan

·     Struktur organisasi sederhana dan stabil

·     Organisasi tipe garis biasanya organisasi kecil

·     Disiplin mudah dipelihara (dipertahankan)

·     Keuntungan-keuntungan penggunaan organisasi tipe garis adalah :

1.      Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik

2.      Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan)

3.      Koordinasi lebih mudah dilaksanakan

4.      Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat

5.    Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan

6.      Rasa solidaritas pegawai biasanya tinggi

7.      Pengendalian mudah dilaksanakan dengan cepat

8.      Tersedianya kesempatan baik untuk latihan bagi pengembangan bakat-bakat pimpinan.

9.      Adanya penghematan biaya

10.  Pengawasan berjalan efektif

            Kelemahan-kelemahan organisasi garis adalah :

1.      Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi

2.      Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang sendiri

3.      Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otoriter/diktaktor, cenderung bersikap kaku (tidak fleksibel).

4.   Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri

5.      Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan

6.      Kurang tersedianya saf ahli

2.             ORGANISASI LINI DAN STAF (LINE AND STAFF ORG)

            Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiran saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:

            Ciri-ciri :

1.      Hubungan atasan dan bawahan tidak bersifat langsung

2.      Pucuk pimpinan hanya satu orang dibantu staff

3.      Terdapat 2 kelompok wewenang yaitu lini dan staff

4.      Jumlah karyawan banyak

5.      Organisasi besar, bersifat komplek

6.      Adanya spesialisasi

            Keuntungan penggunaan bentuk organisasi garis dan staf adalah :

1.      Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan.

2.      Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana

3.      Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.

4.      Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.

5.      Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas.

6.      Disiplin dan moral pegawai biasanya tinggi, karena tugas sesuai dengan spesialisasinya

7.      Bakat pegawai dapat berkembang sesuai dengan spesialisasinya.

8.      Diperoleh manfaat yang besar bagi para ahli

            Kelemahan-kelemahan dari bentuk organisasi garis dan staf adalah :

1.      Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat

2.      Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal

3. Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting

4.      Pimpinan lini mengabaikan advis staf

5.      Apabila tugas dan tanggung jawab dalam berbagai kerja antara pelajat garis dan staf tidak tegas, maka akan menimbulkan kekacauan dalam menjalankan wewenang

6.      Penggunaan staf ahli bisa menambah pembebanan biaya yang besar

7. Kemungkinan pimpinan staf melampaui kewenangan stafnya sehingga menimbulkan ketidaksenangan pegawai lini

8.    Kemungkinan akan terdapat perbedaan interpretasi antara orang lini dan staf dalam kebijakan dan tugas-tugas yang diberikan sehingga menimbulkan permasalahan menjadi kompleks.

3.         ORGANISASI FUNGSIONAL (FUNCTIONAL ORG)

            Diciptakan oleh Frederick W. Taylor, Organisasi ini disusun berdasarkan sifat dan macam pekerjaan yang harus dilakukan, masalah pembagian kerja merupakan masalah yang menjadi perhatian yang sungguh-sungguh.

            Ciri-ciri :

1.      Pembidangan tugas secara tegas dan jelas dapat dibedakan

2.      Bawahan akan menerima perintah dari beberapa atasan

3.      Pekerjaan lebih banyak bersifat teknis

4.      Target-target jelas dan pasti

5.      Pengawasan ketat

6.      Penempatan jabatan berdasarkan spesialisasi

            Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasdi fungsional adalah :

1.      Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal

2.      Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing

3.      Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan

4.      Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib

5.      Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.

6.      Pembidangan tugas menjadi jelas

            Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional adalah :

1.      Pekerjaan seringkali sangat membosankan

2.    Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja

3.      Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan

       4.              ORGANISASI LINI & FUNGSIONAL (LINE & FUNCTIONAL ORG)

            Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu dan selanjutnya pimpinan tertinggi tadi masih melimpahkan wewenang kepada pejabat fungsional yang melaksanakan bidang pekerjaan operasional dan hasil tugasnya diserahkan kepada kepala unit terdahulu tanpa memandang eselon atau tingkatan.

            Ciri-ciri :

1.      Tidak tampak adanya perbedaan tugas-tugas pokok dan tugas-tugas yang bersifat bantuan

2.      Terdapat spesialisasi yang maksimal

3.      Tidak ditonjolkan perbedaan tingkatan dalam pemabagian kerja

            Kelebihan organisasi Lini dan fungsional adalah :

1.      Solodaritas tinggi

2.      Disiplin tinggi

3.      Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimal

4.      Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan

            Kekurangan organisasi Lini dan fungisional adalah :

1.      Kurang fleksibel dan tour of duty

2.   Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang

3.      Spesiaisasi memberikan kejenuhan

       5.                ORGANISASI LINI, FUNGSIONAL DAN STAF (LINE, FUNCTIONAL AND STAFF ORG)

            Organisasi ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari organisasi berbentuk lini dan fungsional.

            Ciri-ciri :
  •          Organisasi besar dan kadang sangat ruwet

  •          Jumlah karyawan banyak

            Mempunyai 3 unsur karyawan pokok, yaitu :

1.      Karyawan dengan tugas pokok (line personal)

2.      Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)

3.      Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)

       6.            ORGANISASI KOMITE (COMMITE ORG)

            Suatu organisasi dimana tugas kepemimpinan dan tugas tertentu lainnya dilaksakan secara kolektif.

            Organisasi komite terdiri dari :

1.      Executive Committee ( Pimpinan Komite) yaitu para anggotanya mempunyai wewenang lini

2.      Staff Committee yaitu orang – orang yang hanya mempunyai wewenang staf

            Ciri-ciri:

1.      Adanya dewan dimana anggota bertindak secara kolektif

2.      Adanya hak, wewenang dan tanggung jawab sama dari masing-masing anggota dewan

3.      Asas musyawarah sangat ditonjolkan

4.      Organisasinya besar & Struktur tidak sederhana

5.      Biasannya bergerak dibidang perbankan, asuransi, niaga

            Kelebihan organisasi komite adalah :

1.   Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah dengan pemegang saham maupun dewan

2.      Kepemimpinan yang bersifat otokratis yang sangat kecil

3.      Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin

            Kekurangan organisasi komite adalah :

1.      Proses decision making sangat lambat

2.      Biaya operasional rutin sangat tinggi

3.      Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung jawab

Struktur dan Skema Organisasi

               Struktur Organisasi adalah susunan dan hubungan-hubungan antar komponen bagian-bagian dan posisi-posisi dalam suatu perusahaan, sedangkan disetiap komponen dari organisasi tersebut adalah saling tergantung, yang apabila setiap bagian dapat dikelola dengan baik maka organisasi tersebut pun akan ikut membaik.          

            Pengorganisasian (Organizing) adalah proses pengaturan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan memperhatikan lingkungan yang ada. Hal ini akan sangat mempengaruhi dalam kelancaran atau kesejahteraan organisasi
tersebut, lingkunan adalah faktor yang sangat mempengaruhi. Tentu dalam tujuan sebuah organisasi yang baik tidak akan mengorbankan lingkungan sekitar demi kepentingan organisasinya semata. 


            Menurut Keith Davis ada 6 bagan bentuk struktur organisasi yaitu :

            1. Bentuk Vertikal
            2. Bentuk Mendatar / horizontal   
            3. Bentuk Lingkaran / circular      
            4. Bentuk Setengah lingkaran / semi Sircular
            5. Bentuk Elliptical
            6. Bentuk Piramida terbalik (Invented Piramid)      


            Bagan organisasi adalah suatu upaya dengan tulisan atau lisan untuk menunjukan tingkatan organisasi.
1. Bagan mendatar ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari kiri kearah kanan atau sebaliknya.

2. Bagan Lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran ke arah bidang lingkaran.      


3. Bagan Setengah lingkaran ialah bentuk bagan organisasi yang saluran wewenang dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat lingkaran kearah bidang bawah lingkaran atau sebaliknya.     


4. Bagan Elips ialah bentuk bagan satuan organisasi yang saluran wewenangnya dari pucuk pimpinan sampai dengan satuan organisasi atau pejabat yang terendah disusun dari pusat Elips kearah bidang elips. 


            Setiap bentuk bagan organisasi yang ada menggambarkannya dapat dibalik, kecuali bagan lingkaran, bagan elips dan bagan sinar. Bagan pyramid dapat disusun dari bawah kearah atas, bagan mendatar dapat disusun dari kanan kearah kiri, bagan menegak (Vertikal) dapat disusun dari bawah ke atas, bagan setengah lingkaran dapat di susun dari pusat lingkaran ke arah bidang atas lingkaran, bagan setengah elips dapat disusun dari pusat elips kearah bidang atas elips. Dalam bagan lingkaran, bagan elips dapat pula digambar satuan organisasi atau pejabat yang lebih rendah kedudukannya terletak di atas, tetapi ini semua tidak mengubah jenjang ataupun kedudukan yang sesungguhnya.

sumber  : http://abdilahkhusu25.blogspot.com/2012/11/tipe-bentuk-dan-struktur-skema.html

  • Jenis dan Sumber Konflik


Menurut kamus besar bahasa Indonesia konflik adalah percekcokkan, perselisihan, pertentangan. Konflik berasal dari kata kerja bahasa latin yaitu configure yang berarti saling memukul. Secara Sosiologis konflik diartikan sebagai proses social antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya.
Jika dilihat definisi secara sosiologis, konflik senantiasa ada dalam kehidupan masyarakat sehingga konflik tidak dapat dihilangkan tetapi hanya dapat diminimalkan.

Beberapa Faktor Penyebab Konflik

Perbedaan individu yang didasari oleh perbedaan pendirian dan perbedaan perasaan. Setiap manusia memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda, sehingga dalam menilai sesuatu tentu memiliki penilaian yang berbeda-beda. Misalnya masyarakat menilai kebijakan pemerintah mengenai menaikkan harga BBM karena harga bahan mentah naik. Tentu setiap masyarakat akan menilai dengan pemikirannya masing-masing yang mungkin secara umum terbagi menjadi kelompok yang pro dan kontra.

Perbedaan kebudayaan sehingga membentuk pribadi yang berbeda

Orang dari kebudayaan berbeda, misalnya orang jawa dengan orang papua yang memiliki budaya berbeda, jelas akan membedakan pola pikir dan kepribadian yang berbeda pula. Jika hal ini tak ada suatu hal yang dapat mempersatukan, akan berakibat timbulnya konflik.

Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok

Manusia merupakan mahkluk yang unik karena satu dengan yang lain relative berbeda. Berbeda pendirian, pemikiran, perilaku, kebiasaan, dsb. Dari perbedaan itu tentu timbul perbedaan kepentingan yang latar belakangnya juga berbeda. Misalnya mengenai masalah pemanfaatan hutan. Para pecinta alam menganggap hutan sebagai bagian dari lingkungan hidup manusia dan habitat dari flora dan fauna. Sedangkan bagi para petani hutan dapat menghambat tumbuhnya  jumlah areal persawahan atau perkebunan. Bagi para pengusaha kayu tentu ini menjadi komoditas yang menguntungkan. Dari kasus ini ada pihak – pihak yang memiliki kepentingan yang saling bertentangan, sehingga dapat berakibat timbulnya konflik.

Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat

Perubahan merupakan suatu hal yang wajar didalam kehidupan bermasyarakat. Tetapi perubahan yang sangat cepat akan memicu timbulnya konflik. Misalnya masyarakat pedesaan yang secara umum matapencariannya bertani yang hidupnya bergotong-royong dengan jadwal waktu yang relative tidak mengikat, kemudian tumbuh suatu industry dengan waktu yang relative cepat dengan kebiasaan cenderung individualis, disiplin kerja dan waktu kerja ditentukan, yang secara umum mengubah nilai-nilai masyarakat desa tadi, tentu  akan menimbulkan konflik berupa penolakan diadakannya industry di wilayah itu.

Akibat-akibat dari konflik.
Konflik dapat baik dan tidak baik. Konflik berakibat tidak baik seperti :

Menghambat komunikasi, karena pihak-pihak yang berkonflik cenderung tidak berkomunikasi.
Menghambat keeratan hubungan.
Karena komunikasi relative tidak ada, maka akan mengancam hubungan pihak-pihak yang berkonflik.
Mengganggu kerja sama.
Hubungan yang tidak terjalin baik, bagaimana mungkin terjadi kerjasama yang baik.
Mengganggu proses produksi,bahkan menurunkan produksi.
Kerja sama yang kurang baik, maka produktifitas pun rendah.
Menimbulkan ketidakpuasan terhadap pekerjaan.
Karena produktifitas rendah, timbullah ketidakpuasan terhadap pekerjaan.
Yang kemudian berakibat pada individu mengalami tekanan, mengganggu konsentrasi, menimbulkan kecemasan, mangkir, menarik diri, frustasi dan apatisme.

Konflik berakibat baik seperti:

Membuat suatu organisasi hidup, bila pihak-pihak yang berkonflik memiliki kesepakatan untuk mencari jalan keluarnya.
Berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan merupakan salah satu akibat dari konflik, yang tujuannya tentu meminimalkan konflik yang akan terjadi dikemudian hari.
Melakukan adaptasi, sehingga dapat terjadi perubahan dan perbaikan dalam system serta prosedur, mekanisme, program, bahkan tujuan organisasi.
Memunculkan keputusan-keputusan yang inovatif.
Memunculkan persepsi yang lebih kritis terhadap perbedaan pendapat.
Sedangkan menurut James A.F. Stoner dan Charles Wankel jenis-jenis konflik terbagi atas :

  • Konflik intrapersonal.


Konflik intrapersonal adalah konflik seseorang dengan dirinya sendiri. Konflik ini terjadi pada saat yang bersamaan memiliki dua keinginan yang tidak mungkin dipenuhi sekaligus.
Konflik interpersonal.
Konflik ini adalah konflik seseorang dengan orang lainnya karena memiliki perbedaan keinginan dan tujuan.
Konflik antar individu-individu dan kelompok-kelompok, Hal ini sering kali berhubungan dengan cara individu menghadapi tekanan-tekanan untuk mencapai konformitas yang ditekankan pada kelompok kerja mereka . Sebagai contoh seorang individu dapat dikenai hukuman karena tidak memenuhi norma-norma yang ada.

  • Konflik interorganisasi.

Konflik antar grup dalam suatu organisasi adalah suatu yang biasa terjadi, yang tentu menimbulkan kesulitan dalam koordinasi dan integrasi dalam kegiatan yang menyangkut tugas-tugas dan pekerjaan. Karena hal ini tak selalu bisa dihindari maka perlu adanya pengaturan agar kolaborasi tetap terjaga dan menghindari disfungsional.

sumber : http://teori-organisasi-umum-1.blogspot.com/2013/05/jenis-dan-sumber-konflik.html

  • Strategi Penyelesaian Konflik

Pendekatan penyelesaian konflik oleh pemimpin dikategorikan dalam dua dimensi ialah kerjasama/tidak kerjasama dan tegas/tidak tegas. Dengan menggunakan kedua macam dimensi tersebut ada 5 macam pendekatan penyelesaian konflik ialah :

1. Menghindar
Menghindari konflik dapat dilakukan jika isu atau masalah yang memicu konflik tidak terlalu penting atau jika potensi konfrontasinya tidak seimbang dengan akibat yang akan ditimbulkannya. Penghindaran merupakan strategi yang memungkinkan pihak-pihak yang berkonfrontasi untuk menenangkan diri. Manajer perawat yang terlibat didalam konflik dapat menepiskan isu dengan mengatakan “Biarlah kedua pihak mengambil waktu untuk memikirkan hal ini dan menentukan tanggal untuk melakukan diskusi”

2. Mengakomodasi
Memberi kesempatan pada orang lain untuk mengatur strategi pemecahan masalah, khususnya apabila isu tersebut penting bagi orang lain. Hal ini memungkinkan timbulnya kerjasama dengan memberi kesempatan pada mereka untuk membuat keputusan. Perawat yang menjadi bagian dalam konflik dapat mengakomodasikan pihak lain dengan menempatkan kebutuhan pihak lain di tempat yang pertama.

3. Kompetisi
Gunakan metode ini jika anda percaya bahwa anda memiliki lebih banyak informasi dan keahlian yang lebih dibanding yang lainnya atau ketika anda tidak ingin mengkompromikan nilai-nilai anda. Metode ini mungkin bisa memicu konflik tetapi bisa jadi merupakan metode yang penting untuk alasan-alasan keamanan.

4. Kompromi atau Negosiasi 
Masing-masing memberikan dan menawarkan sesuatu pada waktu yang bersamaan, saling memberi dan menerima, serta meminimalkan kekurangan semua pihak yang dapat menguntungkan semua pihak.

5. Memecahkan Masalah atau Kolaborasi
Pemecahan sama-sama menang dimana individu yang terlibat mempunyai tujuan kerja yang sama.Perlu adanya satu komitmen dari semua pihak yang terlibat untuk saling mendukung dan saling memperhatikan satu sama lainnya.

Mengendalikan konflik berarti menjaga tingakat konflik yang kondusif bagi perkembangan organisasi sehingga dapat berfungsi untuk menjamin efektivitas dan dinamika organisasi yang optimal. Namun bila konflik telah terlalu besar dan disfungsional, maka konflik perlu diturunkan intensitasnya, antara lain dengan cara :

Mempertegas atau menciptakan tujuan bersama. Perlunya dikembangkan tujuan kolektif di antara dua atau lebih unit kerja yang dirasakan bersama dan tidak bisa dicapai suatu unit kerja saja.
Meminimalkan kondisi ketidak-tergantungan. Menghindari terjadinya eksklusivisme diatara unit-unit kerja melalui kerjasama yang sinergis serta membentuk koordinator dari dua atau lebih unit kerja.
Memperbesar sumber-sumber organisasi seperti : menambah fasilitas kerja, tenaga serta anggaran sehingga mencukupi kebutuhan semua unit kerja.
Membentuk forum bersama untuk mendiskusikan dan menyelesaikan masalah bersama. Pihak-pihak yang berselisih membahas sebab-sebab konflik dan memecahkan permasalahannya atas dasar kepentingan yang sama.
Membentuk sistem banding, dimana konflik diselesaikan melalui saluran banding yang akan mendengarkan dan membuat keputusan.
Pelembagaan kewenangan formal, sehingga wewenang yang dimiliki oleh atasan atas pihak-pihak yang berkonflik dapat mengambil keputusan untuk menyelesaikan perselisihan.
Meningkatkan intensitas interaksi antar unit-unit kerja, dengan demikian diharapkan makin sering pihak-pihak berkomunikasi dan berinteraksi, makin besar pula kemungkinan untuk memahami kepentingan satu sama lain sehingga dapat mempermudah kerjasama.
Me-redesign kriteria evaluasi dengan cara mengembangkan ukuran-ukuran prestasi yang dianggap adil dan acceptable dalam menilai kemampuan, promosi dan balas jasa.

Metode Penyelesaian Konflik

Ada tiga metode penyelesaian konflik yang sering digunakan, yaitu dominasi atau penekanan, kompromi, dan pemecahan masalah integratif.

Dominasi atau penekanan. Dominasi atau penekanan dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
kekerasan (forcing) yang bersifat penekanan otokratik.
Penenangan (smoothing), merupakan cara yang lebih diplomatis.
Penghindaran (avoidance) dimana manajer menghindar untuk mengambil posisi yang tegas.
Aturan mayoritas (majority rule), mencoba untuk menyelesaikan konflik antar kelompok dengan melakukan pemungutan suara (voting) melalui prosedur yang adil.
Kompromi, manajer mencoba menyelesaikan konflik melalui pencarian jalan tengah yang dapat diterima oleh pihak yang bertikai.

sumber : http://tkampus.blogspot.com/2012/04/strategi-penyelesaian-konflik.html

  • Motivasi Teori

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.

Tiga elemen utama dalam definisi ini adalah
1.    intensitas,
2.    arah, dan
3.    ketekunan.
Motivasi merupakan masalah yang kompleks dalam organisasi karena kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi adalah berbeda-beda. Dan berkembang atas dasar proses belajar yang berbeda pula.Motivasi dapat ditimbulkan baik oleh faktor internal maupun eksternal tergantung darimana suatu kegiatan dimulai. Kebutuhan dan keinginan yang ada dalam diri seseorang akan menimbulkan motivasi internal. Begitu juga dalam suatu organisasi, setiap individu akan mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda dan unik.
Untuk memahami tentang motivasi, kita akan bertemu dengan beberapa teori tentang
motivasi, diantaranya :
a. Teori Abraham H. Maslow (Teori Kebutuhan)Teori motivasi yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow pada intinya berkisar pada
pendapat bahwa manusia mempunyai lima tingkat atau hierarki kebutuhan, yaitu :
1. Kebutuhan fisiologikal (physiological needs), seperti : lapar, haus, istirahat dan sex
2. Kebutuhan rasa aman (safety needs), tidak dalam arti fisik semata, akan tetapi juga
mental, psikologikal dan intelektual
3. Kebutuhan akan kasih sayang (love needs)
4. Kebutuhan akan harga diri (esteem needs), pada umumnya tercermin dalam
berbagai simbol-simbol status; dan
5. Aktualisasi diri (self actualization), dalam arti tersedianya kesempatan seseorang
mengembangkan potensi yang terdapat dalam dirinya sehingga berubah menjadi
kemampuan nyata.
b. Teori McClelland (Teori Kebutuhan Berprestasi)
Dari McClelland dikenal tentang teori kebutuhan untuk mencapai prestasi atau Need for
Acievement (N.Ach) yang menyatakan bahwa motivasi berbeda-beda, sesuai dengan
kekuatan kebutuhan seseorang akan prestasi. Menurut McClelland karakteristik orang
yang berprestasi tinggi (high achievers) memiliki tiga ciri umum yaitu :
1. preferensi untuk mengerjakan tugas-tugas dengan derajat kesulitan moderat;
2. menyukai situasi-situasi di mana kinerja mereka timbul karena upaya-upaya mereka
sendiri, dan bukan karena faktor-faktor lain.
3. menginginkan umpan balik tentang keberhasilan dan kegagalan mereka,
dibandingkan dengan mereka yang berprestasi rendah.
c. Teori Clyton Alderfer (Teori “ERG”)
Teori Alderfer dikenal dengan akronim “ERG” . Akronim “ERG” dalam teoriAlderfer
merupakan huruf-huruf pertama dari tiga istilah yaitu :
E = Existence (kebutuhan akan eksistensi),
R = Relatedness (kebutuhanuntuk berhubungan dengan pihak lain, dan
G = Growth (kebutuhan akan pertumbuhan)
Apabila teori Alderfer disimak lebih lanjut akan tampak bahwa :
- Makin tidak terpenuhinya suatu kebutuhan tertentu, makin besar pula keinginan
untuk memuaskannya;
- Kuatnya keinginan memuaskan kebutuhan yang “lebih tinggi” semakin besar
apabila kebutuhan yang lebih rendah telah dipuaskan;
- Sebaliknya, semakin sulit memuaskan kebutuhan yang tingkatnya lebih tinggi,
semakin besar keinginan untuk memuasakan kebutuhan yang lebih mendasar.
- Pandangan ini didasarkan kepada sifat pragmatisme oleh manusia. Artinya, karena
menyadari keterbatasannya, seseorang dapat menyesuaikan diri pada kondisi obyektif
yang dihadapinya dengan antara lain memusatkan perhatiannya kepada hal-hal yang
mungkin dicapainya.
d. Teori Herzberg (Teori Dua Faktor)
Ilmuwan ketiga yang diakui telah memberikan kontribusi penting dalam pemahaman
motivasi Herzberg. Teori yang dikembangkannya dikenal dengan “ Model Dua Faktor”
dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor hygiene atau “pemeliharaan”.
• Faktor Motivasional
Fakor motivasional adalah hal-hal yang mendorong berprestasi yang sifatnya
intrinsic (bersumber dalam diri seseorang).Misal : pekerjaan seseorang, keberhasilan yang diraih, kesempatan bertumbuh,
kemajuan dalam karier dan pengakuan orang lain.
• Faktor Hygiene
Faktor hygiene atau pemeliharaan adalah faktor-faktor yang sifatnya ekstrinsik
(bersumber dari luar diri), yang turut menentukan perilaku seseorang dalam
kehidupan seseorang.
Misal : status seseorang dalam organisasi, hubungan seorang individu dengan
atasannya, hubungan seseorang dengan rekan-rekan sekerjanya, teknik penyeliaan
yang diterapkan oleh para penyelia, kebijakan organisasi, sistem administrasi
dalam organisasi, kondisi kerja dan sistem imbalan yang berlaku.
Salah satu tantangan dalam memahami dan menerapkan teori Herzberg ialah
memperhitungkan dengan tepat faktor mana yang lebih berpengaruh kuat dalam
kehidupan seseorang, apakah bersifat intrinsik ataukah yang bersifat ekstrinsik.
e. Teori Keadilan
Inti teori ini terletak pada pandangan bahwa manusia terdorong untuk menghilangkan
kesenjangan antara usaha yang dibuat bagi kepentingan organisasi dengan imbalan yang
diterima. Artinya, apabila seorang pegawai mempunyai persepsi bahwa imbalan yang
diterimanya tidak memadai, dua kemungkinan dapat terjadi, yaitu :
• Seorang akan berusaha memperoleh imbalan yang lebih besar, atau
• Mengurangi intensitas usaha yang dibuat dalam melaksanakan tugas yang
menjadi tanggung jawabnya.
• Bila itu tidak mungkin, kita menghapus kekecewaan dengan meng-undurkan diri
dari organisasi tsb.
f. Teori Penetapan Tujuan (Goal Setting Theory)
Edwin Locke mengemukakan bahwa dalam penetapan tujuan memiliki empat macam
mekanisme motivasional yakni :
1. tujuan-tujuan mengarahkan perhatian;
2. tujuan-tujuan mengatur upaya;
3. tujuan-tujuan meningkatkan persistensi; dan
4. tujuan-tujuan menunjang strategi-strategi dan rencana-rencana kegiatan
g. Teori Victor H. Vroom (Teori Harapan )
Victor H. Vroom
, dalam bukunya yang berjudul “Work And Motivation”
mengetengahkan suatu teori yang disebutnya sebagai “Teori Harapan”. Menurut teoriini, motivasi merupakan akibat suatu hasil dari yang ingin dicapai oleh seorang dan
perkiraan yang bersangkutan bahwa tindakannya akan mengarah kepada hasil yang
diinginkannya itu. Artinya, apabila seseorang sangat menginginkan sesuatu, dan jalan
tampaknya terbuka untuk memperolehnya, yang bersangkutan akan berupaya
mendapatkannya. Dinyatakan dengan cara yang sangat sederhana, teori harapan berkata
bahwa jika seseorang menginginkan sesuatu dan harapan untuk memperoleh sesuatu itu
cukup besar, yang bersangkutan akan sangat terdorong untuk memperoleh hal yang
diinginkannya itu. Sebaliknya, jika harapan memperoleh hal yang diinginkannya itu
tipis, motivasinya untuk berupaya akan menjadi rendah.
h. Teori Penguatan Dan Modifikasi Perilaku
Di dalam teori ini berlakulah apaya yang dikenal dengan “hukum pengaruh” yang
menyatakan bahwa manusia cenderung untuk mengulangi perilaku yang mempunyai
konsekwensi yang menguntungkan dirinya dan mengelakkan perilaku yang mengibatkan
perilaku yang mengakibatkan timbulnya konsekwensi yang merugikan. Contoh yang
sangat sederhana ialah seorang juru tik yang mampu menyelesaikan tugasnya dengan
baik dalam waktu singkat. Juru tik tersebut mendapat pujian dari atasannya. Pujian
tersebut berakibat pada kenaikan gaji yang dipercepat. Karena juru tik tersebut
menyenangi konsekwensi perilakunya itu, ia lalu terdorong bukan hanya bekerja lebih
tekun dan lebih teliti, akan tetapi bahkan berusaha meningkatkan keterampilannya,
misalnya dengan belajar menggunakan komputer sehingga kemampuannya semakin
bertambah, pada gilirannya diharapkan mempunyai konsekwensi positif lagi di
kemudian hari.
Contoh sebaliknya ialah seorang pegawai yang datang terlambat berulangkali mendapat
teguran dari atasannya, mungkin disertai ancaman akan dikenakan sanksi indisipliner.
Teguran dan kemungkinan dikenakan sanksi sebagi konsekwensi negatif perilaku
pegawai tersebut berakibat pada modifikasi perilakunya, yaitu datang tepat pada
waktunya di tempat tugas.
Penting untuk diperhatikan bahwa agar cara-cara yang digunakan untuk modifikasi
perilaku tetap memperhitungkan harkat dan martabat manusia yang harus selalu diakui
dan dihormati, cara-cara tersebut ditempuh dengan “gaya” yang manusiawi pula.
i. Teori Kaitan Imbalan Dengan Prestasi
Menurut model ini, motivasi seorang individu sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor,
baik yang bersifat internal maupun eksternal. Termasuk pada faktor internaladalah :
1. persepsi seseorang mengenai diri sendiri;
2. harga diri;
3. harapan pribadi;
4. kebutuhaan;
5. keinginan;
6. kepuasan kerja;
7. prestasi kerja yang dihasilkan.
Sedangkan faktor eksternal mempengaruhi motivasi seseorang, antara lain ialah :
1. jenis dan sifat pekerjaan;
2. kelompok kerja dimana seseorang bergabung;
3. organisasi tempat bekerja;
4. situasi lingkungan pada umumnya;
5. sistem imbalan yang berlaku dan cara penerapannya.

sumber : http://agung-azhari.blogspot.com/2012/06/teori-motivasi-menurut-abraham-maslow.html

Minggu, 20 April 2014

SAP (System Aplication and Product) Data Archiving
Data archiving menuntut kerjasama yang tinggi antara user dan Administrator serta harus direncakaan dengan baik antar departement. Tujuan system administrator adalah menjaga database yang sekecil mungkin, yang berarti menghapus object data sebanyak mungkin, padahal keinginan user adalah bisa mengakses data yang online sebanyak mungkin baik itu untuk analisis, sekedar menampilkan atau reporting. Karena itu dibutuhkan kompromi untuk hal ini, kapan data akan diarchive. Tujuan jangka panjang adalah menjaga volume data agar tetap konstan dan memiliki strategi yang baik dalam archiving.

Keinginan Technical team dan user sering bersebrangan. Bagi user, kondisi yang diinginkan adalah semua data dapat di akses dengan cepat. Dari sisi technical, keinginan user ini dipertanyakan. Kenapa semua data harus disimpan terus? Dengan menyimpan data terus menerus menyebabkan disk penuh dan index tree menjadi gemuk. Index yang gemuk ini akan menyebabkan pengaksesan terhadap record menjadi lambat. Secara technical, index ini bisa diatasi dengan menambah kapasitas memory dan processor. Sama pula bila disk penuh, tinggal membeli dan menambah disk. Berapa investasi yang diperlukan tiap tahun untuk menambah disk, memory dan processor. Secara bisnis, tidak semua data diakses tiap hari. Hanya data yang diperlukan untuk keperluan bisnis yang sering diakses.

Untuk selengkapnya klik Ini